Keseimbangan Teori musik dan Kreatifitas

Ada banyak musisi yang mengerti teori dalam bermusik, adapula yang tidak bisa bermain musik dengan teorinya yang rumit. Ini karena beberapa pihak terlalu menutup diri pada perubahan. Tidak hanya itu kreatifitas yang minim juga menjadi kendala terciptanya karya yang bagus.

Musisi yang sudah beli piano, dan mampu memainkannya dengan baik terkadang enggan mempelajari alat musik lain. Mereka memilih bertahan dengan piano, dengan menghasilkan karya biasa-biasa saja. Ketika dihadapkan pada pertunjukan duet, merekapun kalang kabut karena sulit memahami instrumen lainnya.

Yang mengerti teori musik juga sama-saja. Mereka kerap menciptakan aransemen berdasarkan standar dalam teori. Namun tidak mampu keluar atau mendobrak garis-garis teori. Bagaimana mereka bisa menciptakan karya baru, jika semua musisi takut mencoba dan dianggap melenceng dari jalurnya?

Karena itu dibutuhkan keterbukaan, dengan coba membiarkan semua bermain diluar teori namun bukan berarti super bebas. Penggabungan antara teori musik dan kebebasan niscaya bisa menghasilkan karya spektakuler yang penuh unsur kebaruan.

Karena itu bagi anda para musisi pemula. Belajarlah teori musik sekarang juga. Jangan menunda-nunda lagi sebelum terlambat. Tapi ingat jangan menjadi terlalu idealis dengan tidak mau mendobrak garis batas teori musik. Bebaskanlah diri anda untuk berkarya, dan jadilah musisi yang cerdas namun bebas. Jangan lupa untuk terus menempa diri dan terbuka pada kritik.
Keseimbangan Teori musik dan Kreatifitas Keseimbangan Teori musik dan Kreatifitas Reviewed by Phanie Fauziah on 00.25.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.