Mengajarkan Drum Pada Anak

Akhir akhir ini banyak sekali bermunculan drummer-drummer cilik diajang pencarian bakat. Mereka begitu lihai bermain dengan tangannya dan memiliki kreatifitas tinggi dalam mengolah musik. Penampilan mereka bahkan kerap mengalahkan para drummer senior. Ini karena drumer-drumer senior tersebut, biasanya tidak memiliki kepekaan bermusik seperti anak-anak. Dan lagi para drummer senior biasanya kurang terbuka dengan perubahan.

Lalu bagaimana kita membentuk sikecil agar menjadi drummer kawakan? Sebenarnya tidak ada tips bagus selain mendatangkan guru les, dan beli drum elektrik atau pun manual untuk dipelajari dirumah. Sebab hanya guru les lah yang bisa menuntunnya bermain. Anda yang menguasai drum mungkin bisa mengajarkan si kecil. Tapi dikhawatirkan tidak berjalan mulus, akibat ambisi anda yang terlalu menggebu untuk menjadikan si kecil sebagai drummer hebat. Namun mendatangkan guru les juga jangan sembarangan.

Pilihlah yang paling terpercaya dan memiliki track record yang bagus. Guru les seperti itu biasanya sudah terbiasa menghadapi anak dengan beragam karakter. Ini akan mempermudah anak anda untuk beradaptasi dengan guru les. Bila sikecil sedang tidak ingin bermain drum, jangan dipaksakan. Guru les tetap anda panggil,namun hanya sekedar untuk berbincang dengan si kecil. Metode ini sangat efektif untuk mengetahui apa kelemahan dan kelebihan si kecil.

Bersabarlah menunggu anak anda untuk bisa. Karena belajar drum butuh waktu lama. Apalagi jika anak anda kurang bagus daya tangkapnya. Jangan terlalu banyak melihat keberhasilan anak lain. Karena itu hanya akan membuat anda frustasi. Tetaplah fokus memantau perkembangan si kecil dan lakukan segalanya untuk membuatnya nyaman menggebuk drum.
Mengajarkan Drum Pada Anak Mengajarkan Drum Pada Anak Reviewed by Phanie Fauziah on 22.47.00 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.