Yuk Intip, Gaya Smart Casual Buat Ngantor ala Fitri Salhuteru

Fitri Salhuteru wanita yang akrab di sapa kak Fitri ini merupakan sahabat dan kakak angkat dari artis kontroversi Nikita Mirzani. Meski persahabatan Fitri dan Niki terbilang baru beberapa tahun namun pertemanan yang intens hampir bertemu setiap hari, membuat Fitri selalu ada  disetiap kasus-kasus yang dialami oleh Nikita Mirzani hingga di kantor Kepolisian.

Kedekatannya dengan Nikita Mirzani, membuat Fitri Salhuteru cukup dikenal oleh publik. Bahkan pengikutnya di instagram mencapai 1,4 juta followers. 

Wanita yang berprofesi sebagai pebisnis properti dan telekomunikasi ini,  sering membagikan outfit hariannya terutama untuk outfit saat kerja atau ke kantor yang juga cukup menginspirasi para pengikutnya.

Berikut 5 inspirsi gaya smart casual dari Fitri Salhuteru :

1. Semi coat dan celana pensil


2. Blazer Soft Pink dengan celana cutbray 80's


3. Bernuansa Merah Putih Cinta Indonesia


4. Lebih Santai Dengan Jeans dan Baju Berbahan Kaos dengan Kerah Menutup Leher

5. Kemeja Hitam Memberikan Efek Lebih Slim dan Elegan Profesional











source: https://www.instagram.com/fitri_salhuteru/


Inspirasi: 6 Outfit girly dan chic ala Fuji cocok buat first date

Muda, cantik dan energik dialah Fuji Utami Putri, cewek kelahiran 3 november 2002. Namanya menjadi sorotan netizenn semenjak kepergian Vanessa Angel dan Bibi Andriansyah. Bahkan di umurnya yang masih relatif muda 19 tahun, ia harus menjaga dan mengasuh Gala Sky yang merupakan anak dari Vanessa dan Bibi.

Nama Fuji juga semakin tersorot setelah berpacaran dengan Youtuber, Thariq Halilintar dan membintangi sejumlah iklan, menjadi brand ambassador, dan juga bermain dalam film layar lebar.

Fuji yang merupakan pendatang baru di dunia entertainment saat ini memiliki 11.8 juta pengikut di instagram.  Bayak gaya dan outfitnya yang bisa menjadi inspirasi para anak muda dalam berpenampilan agar hits dan kekinian.

Berikut 6 Outfit girly dan chic ala Fuji yang bisa menjadi inspirasi kamu saat first date:


1. Rok Kodok Pendek Dengan Kaus Kaki Panjang ala Japan style



2. Semi Blazer Monocrome dan Celana Pensil 



3. Outer kulit sintetis berwarna kuning berpadu rok cokelat



4. Outer Cardigan Rajut dan Celana Panjang Batik atau Tribal 



5. Jacket Baseball, Celana Jeans , T-shirt yang di ikat


6. Outer Kemeja Gombrong, Tank top dan Hot Pants



source: https://www.instagram.com/fuji_an/


5 Hal Paling Penting Sebelum Merencanakan Keuangan

Memiliki perencanaan keuangan amatlah penting. Karena banyak perusahaan yang bangkrut karena tidak memiliki perencanaan keuangan yang matang. 


Begitu juga dengan individu setiap orang, jika tidak memiliki perencanaan keuangan maka akan sulit untuk mencapai target yang dinginkan. Alhasil gaji atau penghasilan dalam sebulan tidak bersisa bahkan mines.


Bagi kamu yang sudah memiliki penghasilan, baik itu dari gaji atau bisnis. Namun masih bingung dengan perencanaan keuangan, yuk coba lakukan 5 hal ini sebelum merencanakan keuangan:


1. Miliki Target jangka pendek, menengah dan panjang

Ini yang paling penting sebab kamu harus tahu dulu tujuan kamu apa ? Jika bingung kamu bisa membuat list keinginan yang ingin kamu miliki dalam waktu dekat misalnya smartphone, untuk jangka menengah kamu ingin memiliki kendaraan, dan untuk jangka panjang misalnya kamu menginginkan rumah dengan KPR ringan seperti KPR BCA, BTN atau lainnya.


2. Perkirakan berapa lama itu dapat terealisasi dan harus realistis agar mudah tercapai

Setelah membuat list keinginan. Coba prediksikan berapa lama waktu dan biayanya? Jika dengan kondisi keuangan kamu saat ini.


Agar mudah tercapai, cobalah sedikit realistis agar kamu bisa mencapai target pertama kamu. Namun bukan berarti membuang mimpi kamu, hanya saja dengan kondisi keuangan saat ini kamu harus menyesuaikan terlebih dahulu.


Misalnya jika mimpi kamu ingin memiliki rumah di darah tertentu belum cukup. Kamu bisa melirik rumah cluster, apartement, atau membeli tanah dan membangunnya sedikit-sedikit.


3.  Kebutuhan dan keinginan kamu apakah bisa menjadi pendukung produktivitas?

Untuk barang atau jasa yang ingin kamu beli. Coba cek kembali apakah ini kebutuhan ataukah hanya keinginan belaka. Jika bingung, coba tanyakan pada diri sendiri “jika saya memilikinya apakah ini akan menunjang saya untuk produktif?”


Misalnya kamu bekerja di industri entertainment seperti MC atau penyanyi, pasti memiliki kebutuhan membeli baju-baju yang cukup sering untuk menunjang pekerjaan. Sedangkan kamu yang hanya bekerja kantoran tidak perlu terlalu sering membelinya.


4. Jangan remehkan uang atau pengeluaranmu sekecil apapun

Kadang kita sering meremehkan pengeluaran yang kecil seperti biaya transfer antar bank Rp7000 atau biaya admin Rp1500 untuk mengisi saldo dompet digital.


Belum lagi, jika kamu memiliki rekening bank lebih dari satu perhatikan juga biaya administrasi bulanannya.


Bocor-bocor halus seperti ini memang tidak terasa. Akan tetapi jika dikalkulasikan satu tahun jumlahnya cukup berasa.


5. Menabung dan Investasi itu penting untuk masa depan

Untuk merencanakan keuangan masa depan. Jangan lupa untuk menabung dan mulai melirik instrument investasi yang bisa kamu beli mulai dari Rp 100ribu saja. Seperti reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap atau kamu bisa melirik beberapa instrumen lain seperti tabungan emas.


Sebelum berinvestasi sebaiknya kamu melakukan financial checkup seperti menghitung jumlah aset/harta, hutang, dan juga sudah menyiapkan dana darurat.

Food Startup 2022 Usung Tema Planet, People dan Profit

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) kembali bersiap melakukan gelaran FoodStartup Indonesia (FSI) di tahun 2022 ini.

Kesiapan ini ditandai dengan pelaksanaan selama satu hari Kick Off FSI 2022 pada Selasa (2/3) di JHL Solitaire Gading Serpong, Tangerang, Banten. Kegiatan ini mengindikasikan bahwa FSI semakin dekat bagi pelaku start up kuliner yang berminat mengikuti perhelatan tahunan bergengsi ini.

Hadir pada acara kick off ini yaitu Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Baparekraf yang memberi sambutan sekaligus membuka acara. Setelah itu diikuti keynote speaker dari Kemenparekraf/Baparekraf yaitu Fadjar Hutomo (Deputi Bidang Industri dan Investasi Hanifah Makarim (Direktur Akses Pembiayaan). Pembicara lainnya yang juga hadir yaitu Agung Nugroho (Ultra Executive Officer), Dini Indrawati (Country Director of AVPN & Head of The Standing Commission) dan Heinrich Vincent (Founder dan CEO @bizhare.id).

“FoodStartup Indonesia menjadi platform pertama dan terbesar bagi pelaku usaha kuliner di tanah air. FSI tidak hanya fokus pada aspek kompetisi atau memperoleh kesempatan permodalan saja.

 Melalui ajang ini dapat juga meningkatkan kapasitas Ekraf bersama para stakeholder yang ada. Sehingga nantinya bisa bersama-sama membangun ekosistem dan industri kuliner yang lebih kuat “, papar Sandiaga Uno pada sambutan yang disampaikan di depan puluhan calon peserta yang hadir secara offline maupun online.

Bagi pelaku industri kuliner, FSI merupakan kegiatan yang dinantikan bagi pengembangan usaha kuliner yang dimiliki.

Fadjar Hutomo, Deputi Bidang Industri dan Investasi. Mengusung tema Planet, People and Profit, FSI 2022 mencari bisnis kuliner yang menginspirasi dan berkembang dengan orientasi keseimbangan antara keberlanjutan, dampak sosial, dan profitabilitas. “Seperti tahun sebelumnya,

 FSI sendiri awalnya diinisiasi oleh Bekraf dan Foodlab sejak tahun 2016. Kemudian mulai tahun 2020 FoodStartup Indonesia diselenggarakan oleh Kemenparekraf/Baparekraf dan dikelola oleh Ultra. “Sampai dengan tahun lalu, FSI telah membukukan nilai investasi sebesar Rp 63 miliar lebih kepada peserta Startup kuliner di seluruh Indonesia. Tahun ini masih dengan tujuan yang sama, FSI akan mempertemukan pelaku ekonomi kreatif kuliner baru dengan akses permodalan/pembiayaan”, papar FSI mengkurasi pelaku ekonomi kreatif kuliner dan membuka kesempatan untuk mendapatkan pembiayaan atau permodalan dengan skema pinjaman konvensional/syariah/pembagian laba/pembagian saham. Tahun ini kami ingin melihat aspek keberlanjutan dan dampak sosial yang diciptakan peserta selain faktor profitabilitas usaha”, terang Hanifah Makarim,Direktur Akses Pembiayaan,

FSI 2022 menawarkan hal baru dimana berhasil menggandeng Asian Venture Philanthropy Network (AVPN). Berbeda pada pelaksanaan tahun sebelumnya, acara puncak Demoday FSI tahun ini berdampingan dengan AVPN Global Conference 2022. 

“Menjadi forum tahunan investasi sosial terbesar di Asia, AVPN sangat senang mendukung pelaksanaan FSI tahun ini. Kami berharap kerjasama ini membuka peluang lebih banyak investor dunia membangun kemitraan dengan pelaku industri kuliner yang tergabung di FSI”,ujar Country Director of AVPN & Head of The Standing Commission, Dini Indrawati,

Demi meningkatkan animo calon peserta, pelaksanaan Kick Off juga diwarnai dengan kegiatan One On One Counselling dengan Alumni FSI sebelumnya yang sudah sukses. Hadir pada sesi ini beberapa nama seperti Irma Utari (Yeobo Topokki-alumni FSI 2020), Herman Leey (Hungry Domory-alumni FSI 2021), Fransisca Natalia Widowati (Beema Honey-alumni FSI 2018), Erdi Rulianto (Timurasa-alumni FSI 2018) dan Septianes Handinata (Duta Pisang-alumni FSI 2020).

Setelah Kick Off ini FSI akan berisi serangkaian acara pendaftaran, seleksi dan penjurian. Bagi peserta terpilih akan mendapatkan sesi mentoring, business matching, hingga acara puncaknya yaitu Demoday. Pada acara puncak ini terdapat kegiatan showcase produk, mentoring, dan final pitch pada bulan Juni 2022.


6 Cara Gampang UMKM Untuk Go Digital

Tren digital dan teknologi saat ini semakin berkembang, banyak teknologi yang memudahkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)  untuk mengembankan bisnisnya secara digital.

Melansir dari beritasatu.com hingga Oktober 2021, ada sebanyak 15.9 juta pelaku UMKM dari 65 juta yang melakukan digitalisasi.  Bahkan Pemerintah menargetkan 30 juta UMKM untuk digitalisasi hingga 2024.


Bagi Sobat pelaku UMKM yang ingin melakukan digitalisasi. Yuk simak 6 langkah mudah berikut ini :


#1 Membuat Analisis SWOT

Coba Buatlah analisis SWOT sederhana mengenai bisnis kamu yang terdiri  Strengths (kekuatan), Weaknesses (kelemahan), Opportunities (peluang), dan Threats (ancaman). 


Jika sudah mengetahui kelemahan dan juga ancaman apa saja yang ada pada bisnis kamu. Cobalah cari solusi akan ancaman dan kelemahan tersebut, sambil melakukan inovasi dan melihat peluang baru yang bisa kamu lakukan.


#2  Menentukan Identitas Brand 

Sesudah melakukan analis swot, kamu bisa menentukan identitas brand yang kamu miliki ingin dikenal sebagai apa ? Contohnya jika kamu menjual permen kopi maka kamu harus menentukan ingin dikenal sebagai permen atau kopi?


Setelah memiliki identitas yang autentik, kamu harus melakukan konsistensi yang responsif, memiliki strategi yang kuat dan menonjolkan keunikan dari produk atau jasa yang kamu tawarkan.


#3 Menentukan Target Market yang Lebih Spesifik 

Setelah mengetahui brand DNA atau identitas merek yang kamu miliki, maka kamu bisa menentukan target market yang lebih spesifik. Jika diibaratkan sebagai seorang tokoh terkenal, siapa kira-kira orang yang tepat mewakilkan brand yang kamu miliki?


Kemudian riset tokoh tersebut secara mendetail, misalnya brand kamu terwakilkan oleh Dian Sastrowardoyo yang merupakan seorang wanita, pemain film Ada Apa Dengan Cinta, berkeluarga, lulusan s2 Universitas Indonesia dan lainnya.


Setelah dijabarkan secara detail dan spesifik, kamu bisa melakukan percobaan dengan memasukan hasil riset ke dalam target audience yang ada di social media ads. seperti facebook dan lihatlah seberapa banyak jumlah orang yang bisa dijangkau.


#4 Memasarkan Produk Secara Online 

Bagi kamu yang baru memulai usaha dan memiliki dana terbatas untuk promosi, namun ingin memasarkan produk secara online. Kamu bisa mencoba menggunakan facebook ads atau instagram ads, bahkan kamu bisa memasang iklan mulai dari puluhan ribu.


#5 Menggandeng Influencer atau Key Opinion Leader (KOL)

Selain beriklan, kamu juga bisa menggandeng influencer ataupun Key Opinion leader (KOL). Biasanya seorang influencer memiliki audience yang cukup spesifik dan loyal serta seorang influencer memiliki story telling yang menarik untuk mempromosikan produk secara soft selling.


#6 Mencari Pinjaman Untuk Modal Tambahan 

Buat kamu yang bingung mencari modal tambahan, kamu bisa mencoba pinjaman yang aman, cepat dan terpercaya seperti kredit usaha rakyat, koperasi simpan pinjam, ataupun dari lembaga keuangan yang sudah diawasi oleh OJK.

Mengenal Jeni-jenis Fintech di Indonesia


Fintech merupakan singkatan dari financial technology yang menggabungkan teknologi dan keuangan. Sehingga dapat menjadi solusi keuangan di era modern.

Bagi masyarakat umum, fintech identik dengan aplikasi dompet digital atau aplikasi pinjaman online. Padahal ada banyak produk fintech diluar itu, seperti fintech pembiayaan, transfer dana, dan fintech yang dimiliki oleh bank sebagai digital banking yang terpisah dari Bank konvensional.
Berikut jenis-jenis fintech yang sedang berkembang di Indonesia :

Peer to peer lending
Merupakan fintech yang menghubungkan debitur (pihak peminjam) dengan pihak kreditur (pemilik dana).  Untuk pemberi pinjaman nantinya akan mendapatkan keuntungan dari bunga pinjaman.

Crowdfunding 
Ini merupakan fintech yang sedang berkembang di berbagai negara, termasuk Indonesia. Crowd funding mengumpulkan dana maupun donasi untuk suatu kegiatan sosial atau ada juga yang mengumpulkan dana yang digunakan untuk membiayai perusahaan rintisan atau startup.

Dompet Digital (E-Wallet)
Jenis fintech yang satu ini mungkin Sobat Singa cukup familiar, karena bergerak dibidang jasa layanan pembayaran seperti pembelian pulsa, token listrik hingga membayar belanja di merchant-merchant seperti mini market, cafe hingga warung kaki lima.

Market Comparison atau Fintech Aggregator
Begitu banyak jasa layanan keuangan dari lembaga keuangan baik bank maupun non bank. Fintech Comparison atau Aggregator berfungsi memberikan informasi dengan cara membandingkan berbagai macam produk dalam satu platform baik dalam bentuk aplikasi maupun website. Menariknya, kamu pun  bisa langsung melakukan pengajuan langsung disana dengan mudah.
 
Microfinancing
Adanya jenis-jenis fintech di Indonesia diharapkan dapat mendukung inklusi keuangan nasional agar bisa mencapai target yang ditetapkan oleh Dewan Nasional Keuangan Inklusi, yakni sebesar 75 persen.
Dari tujuan itulah, layanan financial technology diharapkan dapat berkembang pesat dan memenuhi target, mengingat basis layanan dari lembaga pembiayaan ini adalah online.

6 Tips Mengatur Keuangan Untuk Keluarga Baru

Mengatur keuangan bukanlah perkara mudah, apalagi bagi kamu yang baru menikah. Kebutuhan yang biasa kamu keluarkan untuk seorang diri, sekarang harus memikirkan pengeluaran bersama untuk keberlangsungan rumah tangga.


Agar tidak terjadi defisit keuangan, diperlukan perencanaan keuangan yang matang agar kebutuhan harian dan juga kebutuhan di masa depan dapat terpenuhi dengan baik.


Berikut 6 tips keuangan untuk keluarga baru yang bisa kamu terapkan :

#1 Menghitung jumlah income 

Pertama kamu harus menghitung jumlah pendapatan bulanan yang didapat baik dari gaji ataupun usaha yang kamu jalankan. Jumlah ini nantinya, sangat penting untuk menetapkan anggaran pengeluaran dan mengalokasikan pos-pos anggaran.


#2 Buat skala prioritas

Saat berkeluarga pastinya pengeluaran kamu akan bertambah. Untuk itu cobalah buat skala prioritas dengan memisahkan kebutuhan dan keinginan.

Kebutuhan merupakan hal yang harus segera dipenuhi atau harus dilakukan karena mempengaruhi keberlangsungan hidup misalnya makan dan minum. Sedangkan keinginan merupakan harapan yang tidak harus segera dipenuhi atau bisa ditunda misalnya traveling dan hiburan.

Jika kamu sudah mengetahui dan memisahkan keduanya, maka akan memudahkan kamu untuk menentukan anggaran.


#3 Membuat Anggaran
Selanjutnya kamu harus membuat anggaran karena ini akan memudahkan kamu dan pasangan untuk memonitor pengeluaran keluarga.

Cara paling mudah kamu bisa mencatat total pemasukan dan pengeluaran mulai dari pengeluaran harian hingga pengeluaran bulanan.

Setelah itu, kelompokan  pengeluaran berdasarkan kebutuhannya seperti kebutuhan primer, sekunder maupun tersier.


#4 Pisahkan Rekening Tabungan dan Operasional

Cobalah pisahkan rekening yang digunakan untuk tabungan dan operasional rumah tangga. Dengan memisahkannya, maka pengeluaran dan pemasukan kamu tidak akan tercampur dan nantinya akan memudahkan kamu dalam memisahkan pos-pos anggaran sesuai kebutuhan.


#5 Melakukan Penghematan

Hemat disini bukan berarti harus pelit, tetapi kamu bisa melakukan pengeluaran dengan cara yang lebih efektif. Misalnya mengurangi makan di luar dengan memasak sendiri, mengurangi nonton ke bioskop dan menggantinya dengan langganan streaming film di rumah.


#6 Rencanakan Keuangan Masa Depan 

Tak hanya merencanakan keuangan yang sedang berlangsung, kamu juga harus merencanakan keuangan keluarga di masa depan. Selain menabung, coba lirik beberapa instrumen investasi yang dapat digunakan untuk biaya pendidikan anak hingga kesehatan keluarga.


#7 Jika Memiliki Cicilan
Saat sudah berumah tangga, tak dipungkiri kebutuhan semakin banyak. Untuk membeli barang atau kebutuhan dengan cicilan diperbolehkan asalkan kamu memiliki kemampuan membayar. Sebaiknya jumlah cicilan tak melebihi 30 persen dari penghasilan kamu dan gunakanlah untuk membeli kebutuhan produktif.

5 langkah penting sebelum menyiapkan dana darurat



Dana darurat merupakan dana terpisah yang tak boleh kita lupa sisihkan tiap bulan dari penghasilan kita. Sebab dana ini, akan dipergunakan untuk keadaan yang benar-benar darurat seperti sakit, pemutusan hubungan kerja (PHK), bencana alam atau musibah lainnya diluar kendali kita. 

Namun sayangnya, tingkat kesadaran masyarakat Indonesia untuk memiliki dana darurat masih sangat rendah. Berdasarkan survei yang dikeluarkan Nielsen, hanya 16 persen responden yang memilikinya. 

Sedangkan survei yang dilakukan Lifepal mengungkap 90,7 persen orang Indonesia tidak memiliki dana darurat. Coba bayangkan bagaimana jadinya jika kamu dalam keadaan darurat tapi tidak ada tabungan sama sekali. Pasti akan bingung bukan ? 

 Nah, agar tidak bingung untuk mempersiapkan dana darurat. Berikut 5 langkah yang harus kamu lakukan : 

1. Hitung besaran pengeluaran rutin dan wajib tiap bulan 
Jumlah menabung ideal untuk dana darurat bagi setiap orang berbeda-beda. Langkah pertama yang harus kamu lakukan adalah menghitung pengeluaran rutin yang wajib yang harus dibayarkan setiap bulan. Lalu, apakah cash flow atau arus kas kamu setiap bulan positif (ada sisa) atau tidak ?

2. Kebutuhan Setiap Orang Berbeda
Setelah mengetahui cash flow, coba cek kembali adakah tanggungan yang harus kamu tanggung setiap bulan? Bagi kamu yang single, kamu bisa menyiapkan kira-kira 3 bulan pendapatan atau pengeluaran rutin. Sedangkan bagi yang sudah berkeluarga, dengan dua tanggungan bisa menyiapkan 6 hingga 9 bulan pendapatan atau pengeluaran rutin bulanan. Ingat semakin banyak yang kamu tanggung, semakin besar dana darurat yang harus kamu persiapan. 

3. Jika Memiliki Hutang 
Coba cek kembali apakah kamu memiliki hutang ? Jika kamu memilki hutang konsumtif, sebaiknya harus dilunasi terlebih dahulu. Sedangkan, jika kamu memiliki hutang yang bersifat produktif pastikan jumlahnya tidak lebih dari 30 persen penghasilan kamu. 

4. Simpan Secara Terpisah
Buatlah tabungan secara terpisah yang di khususkan untuk menyimpan dana darurat. Jika ingin menyimpan sebagian dana darurat dalam bentuk investasi pastikan produk investasi yang kamu gunakan bersifat likuid, mudah diakses dan aman. Beberapa instrumen investasi yang cocok untuk menyimpan dana darurat seperti reksadana pasar uang, deposito dan emas.

5. Ajukan Pinjaman untuk dana darurat 
Jika ingin mengajukan pinjaman untuk meminjam secara online, pastikan kamu memiliki kemampuan untuk membayar dan gunakan dana tersebut sebaik-baiknya memang untuk kebutuhan darurat bukan kebutuhan konsumtif semata. 


5 Tips Mudah Ketika Menjadi Blogger Pemula

Blogger adalah sebuah hobi yang kini bisa menjadi sebuah profesi karena bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah hanya bermodal laptop dari rumah.

Untuk menjadi blogger tidaklah sulit, akan tetapi konsisten untuk menulis itulah yang kadang susah untuk dilakukan oleh para blogger pemula.

Nah, buat kamu yang baru ingin terjun ke dunia blogger yuk simak 5 tips gampang untuk blogger pemula berikut ini:

1.  Mulailah menulis dengan topik atau niche
Setelah membuat blog di wordpress atau blogger, tahap selanjutnya adalah mengisi konten artikel. Untuk mengisi konten artikel kamu bisa memilih topik atau niche sesuai dengan minat yang kamu miliki. Misalnya kuliner, traveling, fashion, film, atau topik gado-gado banyak diminati para blogger karena biasanya topik gado-gado ini cakupannya luas dan bisa menjangkau banyak audience.

2.  Menemukan Ide Ngeblog
Cara termudah untuk menemukan ide blog adalah dari pengalaman pribadi yang dituliskan. Karena disitu ada originalitas yang akan membedakan tulisan kamu dengan blogger lainnya. Kedua kamu bisa mendapatkan ide menulis blog dari berbagai sumber seperti berita, film hingga acara seperti webinar.

3. Untuk Mendapatkan Penghasilan
Setelah konsisten mengisi blog, kamu bisa mendaftarkan blog kamu untuk dapat di monetize agar kegiatan yang menjadi hobi ini pun menghasilkan uang.

Nah, ada beberapa cara untuk mendapatkan penghasilan. Yang pertama dan sangat populer adalah dari Google Adsense atau jaringan iklan lainnya seperti MGID

Cara yang kedua adalah partnership atau sponsorship. Untuk langkah awal, kamu bisa mengajak para pelaku UMKM yang ada di daerahmu untuk berkolaborasi. Cara termudahnya kamu bisa mengajak teman atau saudara yang sedang merintis usaha dengan cara barter produk.

4. Blog tidak hanya tulisan
Agar blog kamu lebih menarik, kamu bisa menambahkan berbagai konten lainnya seperti foto, gambar, infografis, hingga video. Atau jika kamu mendalami UI/UX kamu bisa mengkombinasikannya kedalam blog agar tampilan dan isi blog lebih interaktif seperti contoh pemilik blog jengyuni.com

5. Menggunakan Teknik SEO

Agar Blog atau website kamu lebih optimal dan mudah di cari di search engine seperti google. Kamu bisa menggunakan teknik SEO sederhana seperti menambahkan meta tag description pada halaman setingan html. 

Mempromosikan postingan blog kamu di media sosial seperti twitter, facebook, pinterest, linkedin dan lainnya. 

Lakukan juga, riset keyword-keyword menggunakan tools seperti ahref, seemrush (versi berbayar), ataupun dengan cara manual mencoba-coba sendiri dengan mengetikannya di google.

Untuk memperdalam teknik SEO kamu bisa mencarinya melalui forum, youtube hingga mengikuti webinar. 


8 Cara Untuk Mencegah Kejahatan Phishing

Era digital  memberikan banyak kemudahan mulai dari memesan ojek, memesan makanan, hingga pengajuan pinjaman dilakukan secara online melalui mobile aplikasi.


Kemudahan-kemudahan tersebut, sayangnya juga memiliki celah yang dimanfaat oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. 


Modus penipuan online yang sering terjadi adalah phishing yakni pencurian data seperti data pribadi (nama, alamat, nomor telepon), pencurian akun (username dan password) dan data finansial (bank, kartu kredit, akun pinjaman online).


Kata Phishing sendiri berasal dari bahasa Inggris yakni fishing yang artinya memancing. 


Ketika data-data penting kamu sudah di dapat, biasanya oknum penipu akan membobol akun yang terhubung dengan sumber dana seperti akun dompet digital, kartu kredit, hingga akun pinjaman online.


Agar terhindar dari kejahatan Phishing, berikut tips aman yang harus kamu perhatikan :



#1 Jangan pernah memberikan password dan kode OTP kepada siapapun

Jaga baik-baik kerahasiaan data kamu terutama password dan kode one time password (OTP). Password dan OTP Ibarat kunci brankas, tidak boleh diberikan kepada siapapun. 


Pihak penyedia aplikasi dan customer service pun tidak pernah menanyakan password dan OTP kepada pelanggan. Jika ada yang meminta, bisa dipastikan itu oknum yang ingin mengambil alih akun kamu.



#2 Setelah membuka paket robek label yang menempelkan data pribadi

Apakah kamu sering berbelanja online ? Mulai sekarang yuk hati-hati dengan label alamat yang tertera di paket kiriman kamu. Sebelum membuat bungkus paket, sobek dan hancurkan terlebih dahulu agar data kamu tidak dipergunakan oleh orang lain.



#3 Jangan pernah upload foto KTP dan dokumen pribadi di media sosial

Bila kamu gemar bermedia sosial dan sering meng-upload berbagai momen apapun. Mulai sekarang bijaklah dalam mengupload konten ke media sosial jangan pernah mengupload KTP atau dokumen pribadi yang  memiliki nomor administratif seperti KTP, kartu BPJS hingga sertifikat vaksin.


Jika ingin mengupload KTP untuk kebutuhan verifikasi, jangan lupa buat watermark agar KTP kamu tidak dipergunakan oleh orang lain yang tidak bertanggung jawab.



#4 Hati-hati jika ditawarkan bantuan melalui pesan di media sosial

Sering mendapatkan pesan di media sosial sehabis like atau comment akun bisnis atau brand ? Mulai sekarang, coba perhatikan apakah akun tersebut memang akun asli (ber-centang biru) atau akun tiruan yang dibuat sama persis untuk mengecoh kamu.


Jika memang membutuhkan bantuan lebih lanjut, ada baiknya kamu langsung menghubungi nomor customer service resmi.



#5 Jangan cepat tergiur dengan harga murah dibawah pasaran

Jangan pernah tergiur dengan harga murah dibawah pasaran ketika hendak berbelanja online. Pastikan kamu hanya membeli barang dari seller terpercaya, atau agar lebih aman pastikan seller yang kamu temukan memiliki toko di marketplace-marketplace terkemuka. 


Sehingga jika terjadi sesuatu atas barang yang dibeli ada garansi uang kembali atau barang bisa di retur.



#6  Hati-hati dengan website palsu

Saat ini penipu online semakin canggih, jika dahulu oknumnya hanya sebatas membuat akun media sosial palsu untuk menjerat korban. Saat ini website duplikat dengan alamat mirip juga marak terjadi.


Website duplikat atau abal-abal biasanya akan meminta calon korban untuk mengisi data pribadi, password dan lainnya sehingga akun asli kamu dapat dibobol dengan mudah.


Pastikan website yang kamu buka adalah website resmi dan terpercaya. Jika menemukan website dengan alamat mencurigakan kamu bisa cek terlebih dahulu di who.is



#7 Hati-hati dengan nomor VA asli tapi palsu

Tahukah kamu nomor virtual akun bank saat ini dapat di generate tanpa harus membuka rekening giro ke Bank? Beberapa layanan pihak ketiga sering dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. 


Mereka memanfaatkan pembuatan VA melalui pihak ketiga seperti marketplace atau dompet digital yang jika dilihat dengan seksama nomor VA tersebut sebenarnya berupa kode perusahaan pihak ketiga dan nomor handphone penipu yang terdaftar dibelakangnya.


Jika kamu ingin melakukan transaksi online dan ingin transfer sejumlah uang ke rekening yang baru dikenal. Kamu bisa mengecek rekening tersebut terlebih dahulu di https://cekrekening.id/  (situs resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia)



#8 Melaporkan Tindak Kejahatan Phishing

Jika kamu menemukan tindak kejahatan Phishing, konten negatif, atau website berbahaya kamu bisa melaporkannya ke :Lapor.go.id, Patrolisiber.id, aduankonten.id , dan safebrowsing.google.com/safebrowsing/report_phish/


Namun, bila sudah terlanjur menjadi korban penipuan yang menyebabkan kerugian material (uang). Segera kumpulkan bukti dan buat laporan ke Kepolisian setempat untuk segera ditindaklanjuti.